1. Gerakan Kasar
Gerakan kasar adalah gerakan yang dilakukan dengan melibatkan sebagian besar otot tubuh dan biasanya memerlukan tenaga. Kemampuan gerakan kasar yang harus dikuasai antara lain:
a. Mengangkat kaki dan menggerakan jari-jari
b. Memiringkan badan
c. Mengangkat kepala
d. Tengkurap tanpa dibantu
e. Merangkak
f. Berjalan
Contoh kegiatan & stimulasinya:
" Cara untuk melatih keseimbangannya bisa dengan memberikan mainan yang menarik. Bayi mungkin akan melepaskan pegangannya selama beberapa detik dan meraih mainan tersebut. Hal ini menjadi stimulasi sederhana untuk keterampilan keseimbangannya,” ungkap Dr. Zachry menyarankan.
2. Gerakan Halus
Gerakan halus adalah gerakan yang dilakukan oleh bagian-bagian tubuh tertentu saja dan hanya melibatkan sebagian kecil tubuh. Gerakan halus tidak begitu memerlukan tenaga tetapi perlu koordinasi (kerjasama) mata dan anggota badan (tangan dan kaki). Kemampuan gerakan halus yang harus dikuasai antara lain:
a. Menjangkau, menggenggam dan memasukan benda ke mulut
b. Menjatuhkan benda / mainan dan memungutnya kembali
c. Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain
Contoh kegiatan & stimulasinya:
Salah satu cara menstimulasi gerakan halus pada anak adalah dengan memberikan mainan kepadanya. Jika anak menjatuhkan benda tersebut, ajak anak untuk memungut kembali benda tersebut
3. Komunikasi Pasif
Komunikasi pasif adalah kemampuan seseorang untuk mengerti isyarat/pembicaraan orang lain. Kemampuan komunikasi pasif yang harus dikuasai:
a. Menengok kearah sumber bunyi
b. Memberi reaksi yang berbeda terhadap bermacam-macam jenis suara
Contoh kegiatan & stimulasinya:
Memberikan bunyi2an dari benda atau mainan dari berbagai tempat misalnya di samping, atas kepala atau dagu. Perhatikan apakah anak mengalihkan pandangan matanya kesumber suara. Tujuan dari stimulasi ini adalah melatih anak menangkap suara.
4. Komunikasi Aktif
Komunikasi aktif adalah kemampuan menyatakan perasaan, keinginan dan pikiran, baik melalui tangisan, gerakan tubuh/ isyarat maupun kata-kata. Kemampuan komunikasi aktif yang harus dikuasai antara lain:
a. Mengoceh kalau sedang sendiri atau diajak bicara
b. Mencoba meniru bunyi / suara menurut kemampuan anak
Contoh kegiatan dan stimulasinya:
a. Ajak anak berbicara atau bernyanyi, lihat apakah reaksi anak berbeda apabila mendengar suara ibu atau ayahnya.
b. Perdengarkan lagu-lagu dengan irama berbeda kepada anak
c. Ajak anak bermain sambil mengenalkan bunyi tertentu, misal: mainan bebek-bebekan, disertai suara kwek.....kwek, kucing-kucingan disertai bunyi meong....meong. Ajak anak agar mau menirukan suara-suara tersebut.
5. Kecerdasan
Kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk berfikir (cerdas artinya : cepat tanggap, cepat paham, mampu dan melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu, serta mampu menyelesaikan masalah sesuai dengan usianya). Kemampuan kecerdasan yang harus dikuasai antara lain :
a. Mengikuti benda bergerak dengan mata
b. Memberi reaksi pada orang yang belum dikenal dengan menangis atau menatap terus
c. Memberikan reaksi pada pertanyaan / perintah yang sangat sederhana
d. Meniru gerakan dan perbuatan
Contoh kegiatan dan stimulasinya:
Memberi reaksi pada orang yang belum dikenal dengan menangis atau menatap terus adalah salah satu contoh kemampuan kecerdasan yang dimiliki anak. Cara melatih :
a. Minta orang yang baru dikenal untuk menyapa anak dengan kata-kata lembut dan tidak menakutkan.
b. Ajak anak untuk bertemu dengan orang yang belum dikenalnya.
Tujuan dari kegiatan ini melatih anak untuk merespons, mengenali dan membedakan orang yang dikenal dan yang tidak dikenal
6. Menolong Diri Sendiri
Menolong diri sendiri adalah kemampuan dan keterampilan anak untuk dapat melakukan sendiri kegiatan-kegiatan sehari-hari bagi dirinya sendiri, agar secara bertahaptidak terlalu tergantung pada orang lain. Kemampuan menolong diri sendiri yang harus dikuasai antara lain:
a. Menyuapkan makanan kemulut (bisa memakai sendok maupun dengan tangan)
b. Memegang cangkir dengan kedua tangan tanpa dibantu
c. Memakai baju atau celana
Contoh kegiatan dan stimulasinya:
Menyuapkan makanan kemulut. Orang tua bisa melakukannya dengan membantu anak memegang sendok dan menyuapkan makanan kemulutnya sendiri. Tujuannya melatih anak dapat makan tanpa bantuan orang lain.
7. Bergaul / Tingkah Laku Sosial
Bergaul / tingkah laku sosial adalah kemampuan anak untuk menjalin hubungan yang baik dengan anggota keluarga maupun dengan orang lain. Kemampuan menolong diri sendiri yang harus dikuasai antara lain :
a. Kemampuan bergaul yang harus dikuasai:
b. Tersenyum kepada orang lain
c. Memberi reaksi yang berbeda-beda terhadap orang yang belum dikenal
d. Melihat kearah yang memanggil namanya
e. Memberi reaksi terhadap perkataan “tidak”
f. Menyayangi orang-orang dan lingkungan sekitarnya.
Contoh kegiatan dan stimulasinya:
Orang tua memperlihatkan sikap/ perilaku menyayangi semua mahluk ciptaan tuhan, dengan cara tidak berkata berkata dan bertindak kasar, memeluk, mengusap, merangkul, dan membelai. Tujuannya Melatih anak bersosialisasi dan menyayangi orang-orang sekitar.
Referensi :
https://bidanshop.blogspot.com/2009/12/pengasuhan-anak-usia-0-1-tahun.html?m=1
https://www.google.com/amp/s/www.orami.co.id/magazine/amp/perkembangan-bayi-10-bulan
Comments
Post a Comment