Skip to main content

Posts

Pentingnya Budgeting dalam Rumah Tangga

Beberapa hari yang lalu aku dikejutkan dengan jumlah nominal yang ada di tabungan. Dalam jangka waktu 2-3 bulan ini tabungan banyak sekali terpakai. Alhasil aku harus mulai instropeksi kenapa begitu banyak pengeluaran. Alhamdulillah selama ini suamiku memeberi nafkah yang cukup untuk kami hidup dan menabung meski tidak banyak. Sebenarnya banyak sedikit itu adalah subjektif. Dan yang terpenting adalah keberkahannya. Selama ini aku berusaha menahan diri untuk tidak membeli sesuatu diluar kebutuhan. Normal jika seorang wanita pasti ada keinginan untuk membeli baju, skin care, perhiasan atau aksesoris lain. Namun selama ini aku tidak diajarkan hal tersebut oleh Almaruhum Ibu, sehingga akupun tidak menerapkannya. Namun beberapa bulan ini aku memang sedikit merasa jenuh dengan aktifitas sebagai ibu rumah tangga. Sebelum menikah aku terbiasa bekerja sehingga melakukan pekerjaan rumah tangga perlu adanya adaptasi. Karena ingin refreshing dalam rentang waktu tersebut aku sering mengajak pak s...
Recent posts

Faidah dalam Mendidik Anak (Fadhilatusy Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid)

Faidah Pertama Anak adalah nikmat yang agung, anugerah yang bernilai dan karunia yang besar, yang merupakan salah satu nikmat yang Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya. Yang haruslah disyukuri, dipelihara dan dijaga. Anak adalah buah dari segala manfaat, penopang punggung dan perhiasan kehidupan dunia, sebagaimana firman Allah SWT, "Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia." [QS al-Kahfi : 46] Faidah Kedua Islam mengakui dan menjamin hak-hak anak, bahkan Islam menjamin hak anak mulai dari semenjak belum dilahirkan, tepatnya mulai dari pemilihan ibu yang shalihah, lalu memperhatikan kondisi ibu saat hamil, memelihara hak hidup anak sejak dalam kandungan sampai lahir di kehidupan. Hak anak yang diakui setelah kelahirannya seperti, memberikan berita gembira dan bersuka cita dengan kehadirannya, mengadzani telinganya, dianjurkan men- tahnik-nya, hak bernasab kepada ayahnya, memilihkan nama yang baik untuknya, aqiqah, mencukur rambutnya lalu bersedekah seberat rambu...

Pengalaman Anak Sakit Rawat Inap

Di catatan kali ini saya ingin berbagi tentang pengalaman saya dan suami sebagai orang tua saat anak sakit. Kejadian ini sudah lama sebenarnya. Saat itu sekitar tahun 2022 anak kami masih berusia 2 tahun. Awal mulanya pada weekend biasanya kami main di taman bermain tidak jauh dari rumah. Di taman tersebut ada kantin atau pujasera. Sambil bermain saya dan suami membeli makanan yang ada disana. Dan memang kami saat itu masih minim pengetahuan tentang kebersihan makanan. Kami membeli makanan dan anak saya memakan sedikit kerupuk ada di makanan yang kita pesan. Mungkin saat itu imun anak saya belum sempurna. Semenjak makan kerupuk itu malam harinya anak saya muntah.   Dini hari sekitar pukul 01.00 anak saya mulai muntah dengan durasi yang cukup sering. Setidaknya setiap setengah jam muntah dan hampir 4-5 kali muntah. Sampai pada akhirnya anak saya sangat lemas. Dan saat itu kami kebingungan untuk mencari tenaga medis karena masih dini hari. Alhamdulillah kami punya kontak bidan yang d...

Menjalankan Banyak Acara

Sudah sekitar seminggu ini saya merehatkan diri. Namun bukan berarti tidak sama sekali mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Pekerjaan itu harus tetap dikerjakan meskipun tidak sempurna. Namanya juga ibu rumah tangga pasti tidak ada liburnya. Beberapa acara keluarga semenjak Idul fitri hingga bulan ini terus datang bergantian. Beberapa acara memang sangat menguras energi terlebih untuk acara seperti ini banyak berkumpul dengan keluarga, saudara dan orang. Hal ini cukup membuat tipe introvert seperti saya merasa sangat melelahkan. Dimulai dari hari raya Idul Fitri kemarin. Semua pasti senang diawali dengan menyambut Ramadhan, lalu disusul hari kemenangan Idul Fitri. Begitupun dengan saya juga sangat bahagia bersyukur dan berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Di sisi lain tentu ada kesedihan yang mendalam karena sudah tiga tahun ini merayakan Idul Fitri tanpa kehadiran Alm Ibu di tengah kita semua. Alhamdulillah satu-satunya kakak ku yang di Surabaya datang di Idul Fitri tahu...

Catatan Ibu Rumah Tangga Serba-serbi Makanan & Masakan

Kehidupan sehari-hari ibu rumah tangga     berjibaku dengan urusan rumah. Kegiatan yang terus berulang dan tidak ada kata libur kecuali diri ini memaksa untuk libur. Mulai dari mengurus suami, keperluan anak, beberes rumah, menyiapkan semua keperluan rumah tangga dan banyak lagi pekerjaan lainnya. Ibu rumah tangga itu harus lebih kuat secara fisik. Karena kita dituntut untuk kerja keras secara fisik. Dengan fisik yang kuat ibu bisa lebih maksimal dalam mengurus keluarganya. Bagi ibu-ibu yang ingin keluarganya terjaga asupan makanan dan kebersihannya pasti akan lebih memilih masak sendiri di rumah. Tapi saya yakin pada dasarnya semua ibu ingin menjaga kebersihan dan kualitas makanan yang dikonsumsi keluarganya.  Hanya saja ada ibu yang bisa meluangkan waktunya untuk memasak sendiri ada juga ibu yang tidak bisa memasak sendiri. Alasannya bisa karena sibuk sehingga tidak ada waktu atau alasannya lainnya. Kadang memasak itu sendiri sudah sangat menyita waktu dan tenaga. Bagi ...

Menjadi Ibu yang Dicintai Allah dan Anak-anaknya (Ringkasan Materi dalam Mushaf Al Qur'an)

Islam memberikan penghormatan dan kedudukan yang amat tinggi kepada para ibu, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Surga itu di bawah telapak kaki ibu.” (HR. Ahmad)  Seseorang yang menghormati ibunya akan ditempatkan di surga, sementara anak yang mendurhakai ibunya akan ditempatkan pada posisi yang hina. Bila seorang muslimah menyadari betapa tinggi dan mulia peran ibu, niscaya ia tidak akan menukarnya dengan aktivitas-aktivitas yang hukumnya mubah. Sekiranya ia harus bekerja untuk membantu mencukupi nafkah keluarganya, maka ia akan mencari cara pelaksanaan aktivitas tersebut tanpa mengurangi keoptimalan peran keibuannya. Ia akan menjadi orang yang ingin melalui tahap demi tahap pertumbuhan anaknya diusia dini, sejak merawat kandungan, melahirkan, menyusui, mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Islam memberikan balasan atas aktivitas-aktivitas tersebut setara dengan pejuang fisabilillah digaris depan medan pertempuran. Rasulullah SAW bersabda, “Wanita yang sedang hamil dan menyusui sam...

Anugerah menjadi Ibu

 Sebagai muslimah menjadi Ibu merupakan takdir dari Allah SWT. Begitu mulianya seorang Ibu. Allah telah mempercayakan amanah kepada Ibu untuk mengandung selama 9 bulan, melahirkan, menyusui, mengasuh dan merawat anaknya hingga dewasa. Kita muslimah wajib bersyukur dengan takdir yang telah Allah amanahkan. Begitu besar pengorbanan dan jasa Ibu. Lelah, letih bahkan sakit tidak dirasa. Keikhlasan  dalam memberikan kasih sayang terbaik kepada anaknya. Bahkan nyawa menjadi taruhannya. Perjuangan yang besar dan sangat mulia. Terkadang waktu dan tenaga yang dicurahkan untuk keluarga menjadikan diri sendiri bukan lagi sebagai prioritas. Sehingga banyak Ibu yang lupa akan kebahagiaan dirinya sendiri. Karena baginya kebahagiaannya adalah kebahagiaan keluarganya.  Perjuangan yang besar seorang Ibu dalam membesarkan anaknya tidak sebanding dengan apapun. Hanya ridho Allah dan pahala yang tak ternilai harganya yang telah Allah janjikan kepada Ibu. Surga di telapak kaki Ibu. Berbahagia...