Skip to main content

Menjadi Ibu Rumah Tangga Bahagia

Ibu rumah tangga adalah profesi yang sangat mulia. Ibu rumah tangga mendedikasikan dirinya untuk patuh pada suami dengan bekerja di rumah serta melayani dan mengurus sendiri kebutuhan anak dan suami. Pekerjaan yang mulia ini tentu diperlukan pengorbanan yang sangat besar. Kesehatan mental adalah hal yang sangat penting untuk  diperhatikan bagi ibu rumah tangga mengingat tanggung jawab dan pengorbanannya yang begitu besar dalam melaksanakan tugas di rumah. 

Berikut ini sepuluh tips yang bisa diterapkan agar ibu rumah tangga senantiasa mempunyai nental yang sehat dan bahagia. 

1. Perbanyak Do'a

Tujuan hidup manusia di dunia adalah beribadah kepada Allah SWT. Memperbanyak ibadah dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dapat menenangkan hati serta pikiran. Hanya dengan mengingat Allah SWT hati menjadi tenang. Ketenangan dan kedamaian akan membuat kita lebih fokus dalam beraktifitas dan mendatangkan berkah dari apa yang kita kerjakan. 

2. Me Time

Padatnya rutinitas sebagai ibu rumah tangga tentunya tidak menjadi penghalang bagi ibu untuk hidup bahagia. Meluangkan waktu sejenak untuk mengistirahatkan diri dan pikiran dapat membuat kinerja lebih maksimal. Banyak hal yang bisa dilakukan dan setiap ibu mempunyai cara yang berbeda-beda dalam memanfaat kan me time nya. Lakukan sesuai dengan minat ibu sehingga me time yang dilakukan dapat maksimal untuk menghasilkan energi baru. 

3. Hidup Sehat & Istirahat Cukup

Pola hidup sehat sangat dibutuhkan di era pandemi seperti ini. Makan makanan serta minuman yang sehat berolahraga dan menjaga pola tidur adalah cara untuk hidup sehat. Hidup sehat diperlukan agar imun kita tetap terjaga sehingga tubuh tidak mudah sakit dan selalu fit dalam menjalankan aktifitas. 

4. Bersyukur

Allah SWT memerintahkan kepada hambaNya untuk selalu bersyukur atas segala karunia dariNya. Bersyukur dapat mencegah dari sifat kufur nikmat. Dengan bersyukur dan berusaha qanaah (merasa cukup) hidup menjadi lebih tenang, damai dan bahagia. 

5. Lakukan Hobby

Melakukan hobby yang disenangi dapat mengembalikan energi positif dalam diri kita. Sehingga kita dapat melakukan kewajiban dengan lebih bahagia dan optimal. Banyak hal yang dapat dilakukan sesuai dengan kesenangan sendiri. Bisa berkebun, merajut, memasak dan masih banyak hal positif lainnya. 

6. Bersilaturahim

Sebagai umat Islam dalam agama kita diperintahkan untuk menyambung tali silaturahim. Menyambung tali silaturahim dapat memanjangkan umur dan memperluas jalan rezeki dari Allah SWT. 

7. Liburan Keluarga

Kegiatan ibu rumah tangga perlu diimbangi dengan refreshing atau liburan bersama keluarga atau saudara. Liburan bersama dapat mempereat hubungan keluarga dan menjaga keharmonisan keluarga. 

8. Bersedekah

Bersedekah adalah perintah dari Allah SWT kepada hambaNya di kala sempit ataupun lapang. Sedekah dapat membersihkan harta dan jiwa serta menjadikan rezeki berkah. 

9. Kerjakan Kewajiban

Banyak hal yang dapat dilakukan agar ibu rumah tangga terhindar dari rasa lelah. Namun setelah ibu merasa sudah cukup untuk refreshing jangan kelupaan untuk melanjutkan pekerjaan yang belum terselesaikan. Rasa lelah yang hilang harus diganti dengan hasil yang memuaskan dari pekerjaan kita. Sehingga kita terhindar dari sifat malas dan menunda-nunda pekerjaan. 

10. Bahagiakan Keluarga

Menjadikan orang-orang tersayang sebagai prioritas itu sangat penting. Mendahulukan keluarga dari hal-hal yang lain termasuk kadang diri sendiri. Terutama untuk anak dan suami. Sangat dianjurkan juga untuk membahagiakan orang-orang tersayang dengan semampu ibu karena waktu dan keluarga sangatlah berharga.

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Anak Sakit Rawat Inap

Di catatan kali ini saya ingin berbagi tentang pengalaman saya dan suami sebagai orang tua saat anak sakit. Kejadian ini sudah lama sebenarnya. Saat itu sekitar tahun 2022 anak kami masih berusia 2 tahun. Awal mulanya pada weekend biasanya kami main di taman bermain tidak jauh dari rumah. Di taman tersebut ada kantin atau pujasera. Sambil bermain saya dan suami membeli makanan yang ada disana. Dan memang kami saat itu masih minim pengetahuan tentang kebersihan makanan. Kami membeli makanan dan anak saya memakan sedikit kerupuk ada di makanan yang kita pesan. Mungkin saat itu imun anak saya belum sempurna. Semenjak makan kerupuk itu malam harinya anak saya muntah.   Dini hari sekitar pukul 01.00 anak saya mulai muntah dengan durasi yang cukup sering. Setidaknya setiap setengah jam muntah dan hampir 4-5 kali muntah. Sampai pada akhirnya anak saya sangat lemas. Dan saat itu kami kebingungan untuk mencari tenaga medis karena masih dini hari. Alhamdulillah kami punya kontak bidan yang d...

Membersihkan Jiwa

Jiwa yang bersih akan melahirkan kedamaian dan ketenangan dalam hati. Jiwa yang bersih tumbuh dari ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, senantiasa melaksanakan amalan-amalan yang diperintahkan-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Jiwa yang bersih adalah sumber dari kebahagiaan sejati.  Ulama Syaikh Abdurrazaq Ibn Abdul Muhsin Al-Badr hafidzahullah, dalam ebooknya berjudul "Sepuluh Tips Membersihkan Jiwa"  terjemah dari buku “Asryu Qawaid Fii Tazkiyatun Nafs” menjelaskan bagaimana kaidah-kaidah membersihkan jiwa sesuai dengan syariat Islam. Berikut ini adalah beberapa rangkuman dari penjelasan Syaikh Abdurrazaq Ibn Abdul Muhsin Al-Badr hafidzahullah. Kaidah Pertama "Tauhid adalah Pokok Penyucian Jiwa" Sesungguhnya tauhid adalah tujuan kita diciptakan oleh Allah SWT. Sebagaimana firman Allah Ta’alaa. “ Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu"  (QS. Adz-Dzariyyat: 56) Tauhid juga merupakan inti dakwah para Nabi dan Rasul. Sebaga...

Faidah dalam Mendidik Anak (Fadhilatusy Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid)

Faidah Pertama Anak adalah nikmat yang agung, anugerah yang bernilai dan karunia yang besar, yang merupakan salah satu nikmat yang Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya. Yang haruslah disyukuri, dipelihara dan dijaga. Anak adalah buah dari segala manfaat, penopang punggung dan perhiasan kehidupan dunia, sebagaimana firman Allah SWT, "Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia." [QS al-Kahfi : 46] Faidah Kedua Islam mengakui dan menjamin hak-hak anak, bahkan Islam menjamin hak anak mulai dari semenjak belum dilahirkan, tepatnya mulai dari pemilihan ibu yang shalihah, lalu memperhatikan kondisi ibu saat hamil, memelihara hak hidup anak sejak dalam kandungan sampai lahir di kehidupan. Hak anak yang diakui setelah kelahirannya seperti, memberikan berita gembira dan bersuka cita dengan kehadirannya, mengadzani telinganya, dianjurkan men- tahnik-nya, hak bernasab kepada ayahnya, memilihkan nama yang baik untuknya, aqiqah, mencukur rambutnya lalu bersedekah seberat rambu...